RupiahPlus adalah salah satu platform kredit tanpa jaminan pertama di Indonesia dimana pengguna dapat mengoperasikan sepenuhnya melalui aplikasi ponsel. Kami membangun dan sepenuhnya mengimplementasikan inovasi ponsel dari bisnis kredit tradisional. Misi kami adalah untuk memberikan pinjaman yang aman dan nyaman kepada pengguna layanan kami. RupiahPlus menjunjung tinggi konsep “kredit membuat hidup lebih baik”. Tim kami memiliki pengalaman yang luas di bidang manajemen risiko dan analisa data. Kami mendukung inovasi keuangan yang didorong oleh perkembangan teknologi. RupiahPlus merupakan jaringan platform berbasis internet yang aman, nyaman, mudah, dan transparan untuk semua pengguna yang membutuhkan pinjaman.

Bisnis pinjaman RupiahPlus telah dibuat secara otomatis untuk layanan pinjaman tunai, pengguna hanya membutuhkan satu ponsel untuk menyelesaikan seluruh proses pengajuan, pencairan pinjaman, dan pengembalian pinjaman. Tidak perlu jaminan, tidak perlu tanda tangan kontrak, hanya butuh KTP dan Anda dapat mengajukan pinjaman. Ini arti sebenarnya dari “kaki tidak keluar rumah, pinjam dengan santai”. RupiahPlus telah memiliki proses review yang sangat efisien yang fokus pada review otomatis dan manual sebagai pembantu. Proses ini hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk pengeluaran pinjaman. Kami menyediakan layanan pinjaman tunai berupa Rp. 800.000 dan Rp. 1.500.000 dengan jangka waktu jatuh tempo 14 hari.

RupiahPlus, yang dioperasikan oleh PT. Digital Synergy Technology, berkomitmen untuk memecahkan masalah keuangan masyarakat Indonesia yang memiliki keterbatasan akses ke Bank. Mereka tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan proses yang rumit untuk mendapatkan pinjaman. RupiahPlus berusaha untuk menyelesaikan masalah keuangan masyarakat pada umumnya, memberikan mereka kehidupan yang lebih baik, memecahkan masalah dompet kosong di akhir bulan. Pada saat bersamaan, RupiahPlus juga akan melindungi privasi setiap pengguna sebagai rangka dalam memberikan layanan pinjaman berkualitas pada banyak orang.

RupiahPlus - Fixpromo pinjaman cepat cair

Syarat pengajuan pinjaman RupiahPlus

Siapa saja yang dapat mengajukan permohonan pinjaman?

RupiahPlus tidak membatasi pekerjaan, pendapatan, atau kondisi Anda yang lainnya. Selama umur Anda sudah mencapai 21 tahun, memiliki pendapatan, dan nomor ponsel yang tetap, Anda dapat mengajukan pinjaman kepada RupiahPlus.

Bagaimana cara mengajukan pinjaman?

Silakan buka katagori pinjaman online, lalu cari penyedia pinjaman, daftarkan nomor untuk verifikasi dan download  aplikasi “RupiahPlus“. Setelah selesai, Anda dapat membuka aplikasi tersebut dan memulai proses permohonan pinjaman.

Bagaimana cara mengembalikan pinjaman? Apakah dapat mengembalikan pinjaman lebih awal?

Kami akan mengirimkan pesan ke email dan ponsel Anda satu hari sebelum tanggal jatuh tempo untuk mengingatkan Anda agar mengembalikan pinjaman. Anda dapat mengembalikan pinjaman melalui Alfamart atau melalui berbagai macam channel bank, seperti internet banking, mobile banking, dan transfer ATM. Setelah sukses transfer, RupiahPlus akan secara segera mengubah status pinjaman Anda menjadi lunas secara otomatis. Kami mendukung pengembalian pinjaman lebih awal.

Dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan? Bagaimana proses review?

Anda hanya perlu mengikuti petunjuk yang ada pada aplikasi RupiahPlus dengan mengisi 4 halaman informasi (informasi pribadi, informasi pekerjaan, informasi kontak, dan upload foto). Pastikan untuk mengisi informasi asli Anda. Sistem akan secara otomatis melakukan analisa terhadap data yang Anda berikan, baik berupa kalkulasi skor kredit, skor gabungan komprehensif berdasarkan informasi yang telah Anda berikan, dan lain-lain untuk menghasilkan review pinjaman yang sesuai.

Apa itu terlambat (lewat tanggal jatuh tempo)? Bagaimana cara menghitung denda terlambat?

Pinjaman Anda akan dianggap terlambat jika Anda tidak dapat mengembalikan pinjaman pada atau sebelum tanggal jatuh tempo. Denda terlambat adalah 2% per hari dari pokok pinjaman di luar bunga harian yang telah berjalan sampai dengan tanggal jatuh tempo.
Contoh: jika pinjaman berjumlah Rp. 1.000.000 dan Anda terlambat 2 hari, maka total denda adalah Rp 1.000.000 x 2% x 2 hari = Rp 40.000 (dendanya saja, belum termasuk pokok dan bunga yang sudah berjalan).

Apakah konsekuensi apabila tidak dapat mengembalikan pinjaman dengan tepat waktu?

RupiahPlus akan mengambil langkah-langkah legal untuk mengkoleksi pinjaman dan kami juga akan mengenakan denda dan tambahan biaya manajemen. Jumlah denda dan biaya manajemen adalah 2% dari jumlah pokok pinjaman Anda. Untuk persyaratan detilnya Anda dapat membaca perjanjian pinjaman kami.

Mengapa review pinjaman saya tidak lolos? Apakah saya boleh mengajukan pinjaman lagi

Hal ini bisa disebabkan karena skor komprehensif Anda tidak mencukupi. Sistem akan secara otomatis melakukan analisa dan mengaudit data yang telah Anda berikan. Karena alasan pengendalian risiko, kami tidak dapat memberikan rincian skor kredit dan alasan detil mengapa permohonan pinjaman Anda ditolak. Jika informasi Anda tidak mengalami perubahan, kami tidak menganjurkan Anda untuk mengajukan permohonan lagi dalam waktu dekat. Jika ada keperluan untuk meminjam, silahkan mencoba lagi minimal 7 hari kemudian.

Apakah informasi saya akan disebarkan kepada pihak lain?

Kami berjanji bahwa kami tidak akan mengungkapkan informasi pribadi Anda pada pihak ketiga tanpa persetujuan dari Anda.

Bagaimana cara menghitung tanggal jatuh tempo? Bagaimana cara memeriksa tanggal jatuh tempo pinjaman?

Tanggal jatuh tempo adalah 14 hari setelah pinjaman Anda dicairkan. Setelah pinjaman berhasil, Anda dapat memeriksa tanggal jatuh tempo pinjaman pada halaman utama aplikasi.

PERHATIAN:

Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau system elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masingmasing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

KLIK PENGAJUAN